flavaboom.com – Stinky tofu, atau dalam bahasa Mandarin disebut chòu dòufu (臭豆腐), adalah salah satu makanan jalanan paling ikonik di Taiwan dan beberapa wilayah Tiongkok. Namanya saja sudah menggambarkan ciri utamanya: bau yang sangat menyengat. Bagi sebagian orang, aromanya mengingatkan pada kaos kaki basah atau bahkan sesuatu yang lebih ekstrem. Namun bagi pecinta kuliner, di balik bau menyengat itu tersimpan tekstur renyah dan rasa gurih yang kompleks.
Asal-Usul Stinky Tofu
Menurut legenda, stinky tofu ditemukan secara tidak sengaja pada masa Dinasti Qing oleh seorang cendekiawan bernama Wang Zhihe dari Provinsi Anhui. Setelah gagal dalam ujian kekaisaran di Beijing, ia berjualan tahu untuk bertahan hidup. Suatu hari, tahu yang tidak terjual ia potong dadu, diberi garam, dan disimpan dalam guci tanah. Beberapa waktu kemudian, tahu itu fermentasi dan mengeluarkan bau yang sangat kuat. Karena enggan membuangnya, Wang mencicipinya dan ternyata rasanya enak. Sejak saat itu, ia mulai menjualnya dan makanan ini pun semakin populer, bahkan konon disukai hingga ke istana kekaisaran.
Makanan ini kemudian menyebar ke berbagai daerah di Tiongkok dan dibawa ke Taiwan, di mana ia berkembang menjadi bagian penting dari budaya pasar malam.
Bagaimana Stinky Tofu Dibuat?
Proses pembuatannya mengandalkan fermentasi. Tahu direndam dalam larutan khusus yang mengandung sayuran, daging, udang kering, herbal, atau bahan fermentasi lainnya selama beberapa jam hingga beberapa hari (tergantung resep). Proses ini menghasilkan senyawa volatil seperti indole yang menyebabkan bau khasnya.
Setelah difermentasi, tahu bisa diolah dengan berbagai cara:
- Digoreng hingga kulitnya renyah
- Dikukus
- Dibakar
- Disajikan dalam kuah
Versi yang paling umum di Taiwan adalah stinky tofu goreng, yang disajikan dengan acar sayuran (biasanya kobis atau sawi) dan saus pedas atau kecap.
Rasa di Balik Baunya
Banyak orang yang awalnya ragu karena baunya, tetapi setelah mencoba justru ketagihan. Saat digigit, bagian luarnya renyah sementara dalamnya lembut dan sedikit creamy. Rasanya gurih, umami, dengan sedikit sentuhan asam dan pedas dari pelengkapnya. Bau menyengatnya justru berkurang saat sudah masuk mulut.
Ada pepatah populer di kalangan pecinta stinky tofu: “Semakin bau, semakin enak.”
Stinky Tofu di Taiwan
Di Taiwan, stinky tofu hampir selalu ditemukan di night market. Beberapa tempat bahkan sangat legendaris, seperti kawasan Shenkeng Old Street di New Taipei City yang terkenal khusus karena stinky tofu-nya. Di sana, pengunjung bisa menemukan berbagai variasi, dari yang digoreng, dibakar, hingga yang disajikan dalam bentuk potongan besar.
Selain sebagai makanan jalanan, stinky tofu juga sudah masuk ke restoran dan versi yang lebih “halus”, termasuk varian vegetarian.
Tips Mencoba Stinky Tofu untuk Pemula
- Mulailah dari versi goreng yang paling umum.
- Makan bersama acar sayuran untuk menyeimbangkan rasa.
- Jangan terlalu fokus pada baunya di awal—langsung cicipi.
- Jika ingin tantangan lebih tinggi, coba versi yang dikukus atau yang baunya lebih intens.
Stinky tofu adalah contoh sempurna bagaimana makanan bisa menantang indra penciuman sekaligus memanjakan lidah. Ia mencerminkan keberanian kuliner Asia Timur dalam memanfaatkan proses fermentasi untuk menciptakan rasa yang unik dan mendalam.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke Taiwan, mencoba stinky tofu hampir menjadi semacam “rite of passage”. Bau menyengatnya mungkin membuat sebagian orang menjauh, tetapi bagi yang berani mencoba, seringkali justru menjadi salah satu pengalaman kuliner paling berkesan. Karena di balik aroma yang kontroversial, tersimpan kelezatan yang sulit dilupakan.

